.

Berita Terbaru :

Agenda

Tampilkan postingan dengan label Haryani. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Haryani. Tampilkan semua postingan

Kunjungan Dinas Pemuda dan Olahraga

Minggu, 20 September 2015

Kunjungan Dinas Pemuda dan Olahraga ke Taman Baca Sahabat Ilmu Jambi. 
Taman Baca @sahabatilmujbi adalah mini perpustakaan yang bertempat di Jalan Kol.M kukuh Kota baru dekat sekolah SMA N 6 dan Pengadilan Tata Usaha Negara. Taman Baca ini diperuntukkan untuk teman2 yg sangat suka baca. Mulai dari Pra Sekolah, SD, SMP, dan SMA bahkan Umum bisa meminjam buku-buku yang ada di Taman Baca Sahabat Ilmu Jambi. ----------------------------------------------------------------------------------------
Info lebih lanjut, silahkan contact : 085378831182

Rak Buku dari TSA

Jumat, 28 Agustus 2015

Rak buku dari Tanoto Scholars Assosiation (TSA) untuk Adik-adik di yayasan Abul Hasan. Alhamdulillah hari ini tgl 29 Agustus 2015 rak buku sudah datang di panti Asuhan Abul Hasan, setelah beberapa bulan yg lalu merencanakan utk pembuatan mini perpustakaan di panti, agar adik2 semakin gemar membaca. InsyaAllah hari selanjutnya rak akan diisi buku2 baik dari SIJ maupun dari kakak2 TSA.
Oia, kerja sama @sahabatilmujbi dgn TSA sudah hampir satu tahun lo, ga terasa sudah semakin dekat di penghujung waktu, banyak sekali kolaborasi yg sudah dilakukan antara SIJ dan TSA demi mewujudkan satu tujuan kami yaitu berbagi, menebar ilmu sebanyak-banyaknya melalui pendampingan di panti. Semangat, dan terus Berbagi kakak !!!.. Menebar Ilmu, Membuka Cakrawala.. @Sahabat Ilmu Jambi

#sahabatilmujbi #relawansij #TanotoScholars #AbulHasan #AdikAsuhSIJ

Sepotong Kisah Bersama Sahabat Ilmu Jambi

Minggu, 16 Agustus 2015

Saya percaya bahwa setiap inci perjalanan, perjuangan, dan ketabahan hati bahkan setiap tetesan air mata yang terjatuh akan terhitung, tak ada yang mengalir mubazir terbuang sia-sia, 
segalanya akan bermuara di satu samudra tak bertepi, 
dan mercusuar yang bersanding sejajar dengan indahnya cakrawala 
akan terlihat begitu mempesona.
itulah tujuan kita 

~Relawan Sahabat Ilmu Jambi~


Selamat ulang tahun Sahabat Ilmu Jambi (SIJ), komunitas kesayangan yang memberikan banyak cerita dan pengalaman seperti permen nano-nano, membawa saya pada masa lampau betapa bahagianya saat itu Allah merencanakan pertemuan indah dengan komunitas yang satu ini, tepatnya akhir bulan Oktober 2011. 

Sahabat Ilmu Jambi yang terbentuk pada tanggal 5 Agustus 2011, tepat pada hari ini SIJ berusia 4 tahun, dibentuk oleh orang-orang yang luar biasa salah satu founder SIJ adalah Kak Bella Moulina, yang sudah saya anggap seperti kakak saya sendiri, begitu banyak memberikan pelajaran berharga selama saya mengenal Sahabat Ilmu Jambi. Ngomong-ngomong, Jika saya masuk bulan oktober di komunitas ini, tentu usia saya di SIJ baru 3 tahun 10 bulan ya? hehehe... lebih kurang begitu. Banyak hal, yang membuat saya tertarik untuk bergabung di komunitas ini, salah satu alasannya adalah divisi pendampingan. Divisi Pendampingan, adalah divisi yang sangat menarik, bagaimana tidak, divisi ini bergelut dengan anak-anak khususnya anak-anak dan remaja yang ada di panti asuhan, serunya lagi saya menjadi kakak asuh untuk 2 adik asuh laki-laki yang masih pra-sekolah, kebayang gimana paniknya di awal pertemuan seorang mahasiswi Fakultas Hukum mendampingi belajar anak-anak pra-sekolah yang masih sibuk dengan dunia bermain mereka, alhasil pertemuan pertama saya isi dengan gemes sulap dengan bahan origami sebagai alat pendukung games tersebut.


Raju dan Udin (Adik asuh pertama kak yani di SIJ) ^_^


Waktu demi waktu terukir, SIJ memiliki taman baca yang berada di kota baru, Bang Maul (relawan SIJ) meminjamkan kios milik Almarhumah ibu nya agar dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kegiatan SIJ. Bahagianya bukan main, Sahabat Ilmu Jambi miliki taman bacaan masyarakat sebagai wadah untuk pendukung peningkatan minat baca masyarakat di Kota Jambi. Saya, bang Rikky, dan Bang Arif di amanahkan untuk mengelola taman bacaan ini, hingga 2 periode berjalan kami masih bergelut dengan taman bacaan masyarakat itu, banyak sekali hal-hal yang membuat haru dari tahun ke tahun selalu punya banyak cerita di taman baca itu. 
suasana taman baca SIJ tahun 2012
Tidak banyak yang bisa kami lakukan, niat yang semula hanya ingin meningkatkan minat baca dan tulis, namun Allah menggerakkan niat yang lebih banyak lagi, kami pun melakukan kegiatan seminar nasional pada tahun 2012 untuk anak-anak pemuda Jambi, dan disusul kegiatan-kegiatan lainnya untuk mewujudkan visi dan misi. Tidak semua yang bisa di sampaikan, hanya harapan di dalam doa agar komunitas ini tetap mengibarkan bendera visi dan misi pemuda Jambi di bidang sosial dan kepemudaan, sebagai wujud kontribusi pemuda bagi daerahnya. 

Semoga semangat pemuda SIJ akan selalu menyala memberi manfaat sebanyak-banyaknya, tidak takut untuk berkorban, seperti lilin yang mengorbankan diri sendiri untuk memberi jalan cahaya pada kehidupan orang lain, orang sukses mau melakukan apa yang orang gagal tidak mau lakukan yaitu, Berkorban.
SEMANGAT BERBAGI.. !!! 

RELAWAN SAHABAT ILMU JAMBI 

"Menebar Ilmu, Membuka Cakrawala"


berikut beberapa moment yang diabadikan bersama relawan SIJ. ^_^

Lapak Murah di Gubernuran Telanapura Kota Jambi 2013

Relawan SIJ

Andy F. Noya memberikan 200 buku untuk SIJ 2014

Adik asuh pelatihan penulis cilik aula rumah dinas wali kota

Wajah keceriaan adik asuh

SIJ Volunter Camp pertama tahun 2014

Stand Bazar SIJ @Jamtos 2014

Perempuan-perempuan luar biasa SIJ :P

SIJ ada di berita halaman koran

Adik-adik taman baca dan adik panti mengikuti pelatihan menulis cilik yang diselenggarakan Evergreen

Silaturahmi SIJ dengan Wakil Walikota Jambi

Kak Yani bersama adik-adik taman baca SIJ

Siaran SIJ bersama bunda Vera

Hadiah Buku untuk SIJ dari Kick Andy

Silaturahmi SIJ ke perpustakaan

Stand Bazar SIJ di Unja pada acara UKM Musik Unja

Potret Kebahagiaan Keluarga SIJ

SIJ nobar di Museum gentala Arasy

bersama adik asuh mengarungi jembatan gentala arasy


Seminar Nasional Sahabat Ilmu Jambi Tahun 2012




Ulang Tahun SIJ KE-1

Jelajah Sekolah tahun 2013

Jelajah Sekolah bersama kak Sri dan kak Yani
Suasana Rapat SIJ

Holiday!! bersama adik asuh ke taman anggrek

Anak Jalanan dan Hak Yang Terlupakan

Selasa, 14 Juli 2015

Oleh : Haryani
            Upaya pemerintah terhadap perlindungan anak seolah hanya sekedar menjadi pajangan tanpa ada pelaksanaan nyata terhadap peraturan itu sendiri. Padahal pada Pasal 34 ayat (1) UUD 1945 hasil amandemen keempat disebutkan salah satu amanat yang harus di emban negara bahwa “fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara”. Secara keseluruhan anak-anak selain memiliki perlindungan dari negara juga memiliki hak pemeliharaan dari orang tua, melalui pendidikan. Namun, jika berbicara mengenai anak jalanan yang saat ini kian banyak menghiasi jalan raya Jambi, timbul pertanyaan dimana fungsi pemerintah dalam pelaksanaan hukumnya, bagaimana tindakan terhadap orang tua yang mempekerjakan anak dibawah umur dan pemenuhan hak-hak anak yang dilupakan.
            Secara khusus Indonesia memiliki aturan hukum yang ditujukan untuk melindungi anak yaitu, UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak. UU ini mengatur Hak dan kewajiban anak, pada Pasal 4 undang-undang ini disebutkan bahwa “setiap anak berhak untuk dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi ”. Tetapi dengan melihat kepada kondisi banyaknya anak-anak jalanan di kota-kota terutama di kota Jambi, seolah undang-undang perlindungan anak ini justru belum mampu memberikan sentuhan perlindungan hukum terhadap anak- anak, terutama anak jalanan.
Upaya khusus negara dalam menjalankan perlindungan terhadap anak-anak dengan menghadirkan undang-undang perlindungan anak ini, tidak hanya menjadi kewajiban negara dan pemerintah saja seperti pada Pasal 20 tentang perlindungan anak yaitu “Negara, pemerintah, masyarakat, keluarga, dan orang tua berkewajiban dan bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan perlindungan anak”. Peran negara, pemerintah, masyarakat terlebih lagi keluarga dan orang tua juga wajib memenuhi perlindungan anak, melalui pendidikan baik formal, informal dan nonformal.
Dalam usia anak-anak, betapa pentingnya proses pendidikan bagi tumbuh kembang mereka dan hal ini menjadi wajib, sebagaimana pendapat Dr. Mohammad Fadhilal Djamaly, bahwa pendidikan adalah proses yang mengarahkan manusia kepada kehidupan yang baik, yang mengangkat derajat kemanusiaan sesuai dengan kemamapuan dasar manusia (fitrah) dan kemampuan ajarnya (pengaruh dari luar). Tentu pemerintah dan masyarakat menyadari pendidikan merupakan hal mendasar dan sangat penting namun hal ini harus beriringan dengan upaya pelaksanaanya. Jika dikaitkan dengan upaya pemerintah mencanangkan program wajib belajar 12 (dua belas) tahun, hal tersebut tentu menjadi bentuk usaha agar masyarakat dapat berfikir dan berinisiatif bahwa pendidikan sangatlah penting, yang dapat membawa perubahan untuk dirinya sendiri. Namun melihat kepada anak-anak jalanan tentu program ini belum berjalan dengan baik dan perlu adanya evaluasi bagi pemerintah sebagai bentuk implementasi UU perlindungan anak.
            Sugeng Rahayu berpendapat bahwa, anak jalanan adalah anak-anak yang berusia di bawah 21 tahun yang berada di jalanan untuk mencari nafkah dengan berbagai cara (tidak termasuk pengemis, gelandangan, bekerja di toko/kios, dengan demikian anak-anak jalanan merupakan anak-anak yang bekerja untuk mencari uang demi memenuhi kebutuhan hidupnya dengan mengorbankan waktu-waktu belajar dan bermain mereka sesuai hak dan kewajiban yang seharusnya mereka terima dan penuhi. Anak-anak jalanan bertindak berdasarkan faktor-faktor yang memicu mereka untuk turun kejalanan, seperti tekanan ekonomi, broken home, dan ajakan teman. Faktor-faktor tersebut menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan bisa terjadi, seperti kecelakaan lalu lintas, kekerasan fisik, korban penggunaan obat terlarang, korban eksploitasi, masa depan yang tidak jelas dan masih banyak dampak lainnya yang akan terjadi terhadap anak-anak jalanan, masalah-masalah tersebut tentu tidak diharapkan bagi bangsa dan negara kita.
            Menurut pendapat penulis, upaya yang dapat dilakukan, terhadap anak-anak jalanan dapat dilakukan sebagai berikut, pertama adalah pemerintah dapat berupaya melakukan penanganan terhadap perlindungan hukum anak seperti mengatur secara khusus anak-anak jalanan dalam peraturan daerah/kota, lalu pemerintah haruslah berupaya menjadikan skala prioritas penanganan anak-anak jalanan dalam pembangunan daerah. Kedua, Pemerintah harusnya bekerjasama yang baik dengan penegak hukum, terhadap implementasi pelaksanaan undang-undang. Ketiga, Pemerintah juga harus berkerjasama dengan instansi yang terkait seperti Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama serta LSM dalam hal perlindungan, dukungan, serta pemberdayaan terhadap anak-anak jalanan. Ke empat, Permasalahan Orang tua asuh yaitu pengetahuan mereka tentang pendidikan anak dan hak-hak anak yang dilupakan perlu adanya sosialisasi dan bimbingan terhadap para orang tua demi kehidupan masa depan anak-anak mereka. Kelima, Sosialisasi Undang-Undang tentang perlindungan anak yang sangat kurang sehingga perlu adanya upaya sosialisai yang tidak mendikte namun melalui pendekatan sehingga masarakat menyadari bahwa peraturan-peraturan tersebut menjadi hal yang memang patut dan harus dilakukan.
Upaya-upaya diatas diharapkan tidak hanya mengurangi anak-anak jalanan namun menghapus anak-anak jalanan yang menghiasi jalan raya kota jambi dan tempat lainnya, melalui kerja sama peran negara, pemerintah, masyarakat, keluarga dan orang tua untuk pemenuhan anak-anak dalam pembentukan, serta tumbuh kembah anak yang lebih baik lagi demi implementasi hak-hak anak yang dilupakan.

Penulis adalah mahasiswi Fakultas Hukum Unja semester 6, dan anggota Anjabi Writing Community
*telah diterbitkan di Koran Jambi Ekspress

Terimakasih untuk 3 Tahunnya

Senin, 29 Juni 2015

Mereka percaya bahwa berbagi itu penting, tak ada keraguan bahwa ketika bersama itu adalah kebahagiaan. Mampu bertahan karena peduli. Tetap bersama walau yang lain pergi ntah kemana . 

Terima kasih telah menjadi teman yang menginspirasi, 3 tahun lebih bersama, tentu banyak hal yg dilalui. 
Smoga selamanya ya.. :')

Love is Bringing the Change

Siapa yg memberi cinta, ia kan menerima rasa bahagia. Kebahagiaan yg terbesar adalah ketika kita mampu memberikan cinta dan membawa perubahan pada orang-orang di sekitar kita sehingga kita bisa melihat mereka tertawa bahagia dengan penuh ceria.. 

Perkenalkan Adik Asuh Kak Yani

Jumat, 19 Juni 2015

Ini adik asuh kak Yan di panti asuhan Abul Hasan, namanya Rifki. Anaknya pintar dan selalu semangat untuk belajar, rasa ingin tahunya pun tinggi, wajar saja Rifki selalu dapat peringkat 3 besar di sekolahnya di MI Salamah. Saat ini Rifki duduk di bangku kelas 6, sabtu kemarin baru saja mengikuti UAS, dan nantinya akan menghadapi UAN. Mohon doanya ya dari kakak2 Sahabat Ilmu Jambi dan Kakak2 lainnya supaya Rifki bisa lulus dgn nilai terbaik dan melanjutkan ke tingkat sekolah selanjutnya. Oh iya, Rifki juga masuk dalam 15 besar cerpen terbaik lho se-Kota Jambi yang di adakan oleh perpustakaan kota, yang nantinya dari kumpulan cerpen tersebut akan di jadikan buku. Semangat berprestasi adik ku..!! ^_^




We are SIJ

Sahabat Ilmu Jambi (SIJ), Komunitas yg bergerak di bidang pendidikan untuk meningkatkan minat baca dan tulis kegiatan saat ini salah satunya yaitu pendampingan di Panti Asuhan.

Menjadi Kakak Asuh bagi mereka adalah kebanggaan kami, mendampingi dengan belajar sambil bermain menjadi rutinitas yang sangat menarik setiap minggunya, beruntung sekali relawan SIJ bisa diberikan kesempatan lagi dan lagi untuk hadir di panti asuhan, karena kesempatan ini tidak diberikan untuk semua orang... tetapi menjadi kewajiban seluruh umat islam untuk berbuat baik kepada mereka dgn cara menyantuninya. 

Jelajah Sejarah Jambi "Gentala Arasy"

"Hore....!!!! Jalan-jalan"
Sorak bergembira menghiasi suasana pagi itu di panti asuhan Abul Hasan ketika melihat kakak-kakak yg sudah dtg menjemput. :') 

Alhamdulillah kegiatan "Jelajah Sejarah Jambi" telah terlaksana minggu lalu 24 Mei. 

Keseruan kami semakin bertambah dengan kehadiran kakak2 dari TSA (Tanoto Scholar Association) Jambi. 

Kolaborasi SIJ bersama TSA, membawa adik-adik ke Gentala Arasy, menelusuri jembatan, melihat benda2 unik di museum, dan nonton film bareng tentang Jambi di ruang bioskop gentala arasy. 

Mrk tidak hanya melihat-lihat saja, tapi mrk berperan sebagai seorang jurnalis. Seru kn.. !! :D 

Aktifitas mrk dalam satu hari tersebut akan mrk tulis dalam buku jurnal harian lo.. ga sabar lihat tulisan mrk sabtu depan seperti apa. 
Oke. Sekian dulu ceritanya. *lanjut magang*

Lilis si Pemalu dan Manja

Kamis, 18 Juni 2015

Bersama Lilis, salah satu adik asuh Sahabat Ilmu Jambi, anaknya sangat pemalu dan manja, seperti anak2 biasanya yg mood nya tidak stabil.. kadang rajin, mudah di ajak belajar bersama-sama, kalau lagi capek jangankan belajar, di minta bermain saja minta ampun susahnya..

Catatan Relawan

Daftar Buku Hadiah

 

© Copyright Social Education Community: Sahabat IlmuJ ambi 2010 -2011 | Design Edited by Mr_ikky | Published by Sahabat Ilmu Jambi | Powered by Blogger.com.